- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Desa Lamalera
- Kabupaten Alor
- Kabupaten Belu
- Kabupaten Ende
- Kabupaten Flores Timur
- Kabupaten Kupang
- Kabupaten Lembata
- Kabupaten Manggarai
- Kabupaten Manggarai Barat
- Kabupaten Manggarai Timur
- Kabupaten Nagekeo
- Kabupaten Ngada
- Kabupaten Rote Ndao
- Kabupaten Sikka
- Kabupaten Sumba Barat
- Kabupaten Sumba Barat Daya
- Kabupaten Sumba Tengah
- Kabupaten Sumba Timur
- Kabupaten Timor Tengah Selatan
- Kabupaten Timor Tengah Utara
- Kota Kupang
Lamalera terletak di Kecamatan Wulandoni yang terdiri dari 2 sub desa yaitu : Desa Lamalera A dan Lamalera B. Di desa Lamalera ini pengunjung dapat menikmati obyek wisata budaya dan bahari yakni perburuan ikan paus secara tradisional yang hanya mempergunakan peralatan tradisional seperti peledang (perahu kayu tanpa mesin tetapi dengan menggunakan layar) dan tempuling (tombak yang ujungnya berkait yang terbuat dari baja) yang digunakan untuk menikam ikan paus. Perburuan tersebut biasanya hanya dilakukan pada bulan Mei sampai September saja yang dikenal dengan musim Leva (Musim Turun Ke Laut). Setiap tahun sebelum melaut, masyarakat setempat mengadakan upacara Leva yang merupakan perpaduan upacara adat setempat dengan tradisi Gereja Katolik dengan tujuan meminta berkah dan mengenang kembali arwah para nelayan yang telah meninggal dunia di laut.
Musim Leva ditandai dengan Misa Leva setiap tanggal 01 Mei setiap tahun. Setelah itu barulah dimulai kegiatan Leva (melaut). Pengunjung dapat menikmati wisata budaya tersebut dengan bergabung bersama masyarakat setempat dalam upacara Leva dan perburuan ikan paus. Disamping itu dapat juga menikmati wisata laut (Snorkeling, Diving) dan menyaksikan proses pembuatan tenun ikat tradisional serta kerajinan berupa anyaman-anyaman dari daun lontar dan gebang dari Lewoleba. Untuk menuju daerah ini pengunjung dari Lewoleba dapat menempuh perjalanan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dalam waktu 3 sampai 4 jam dengan jarak tempuh kurang lebih 54 km. Sebagai home stay, pengunjung dapat menyewa di Lamalera.
Sumber: www.lembatakab.go.id

Provinsi
